Senin, 29 Desember 2008

BEM FT Undip 2008


Tak terasa perjuangan selama satu tahun di Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Teknik, bagai sebuah mimpi...terasa baru kemarin kita mengadakan Rapat Kerja, bertemu dengan orang-orang yang seru, berdebat dengan senat yang kurang ada gregetnya, tapi sekarang Laporan Pertanggung Jawaban....tlah didepan mata...Ketua BEM baru telah terpilih....

Banyak kisah menarik yang membuatku tertawa, sedih, menyesal, bahagia, dan menangis....
Semua itu adalah bumbu-bumbu kehidupan yang bisa dijadikan dongeng untuk anak-anak tercinta kelak, " Nak, dulu bapak pernah jadi Fungsionaris BEM FT low.." he3x...lucu ya...

Banyak kenangan yang sudah terukir disana, banyak prestasi yang sudah teraih, tapi juga tidak sedikit goresan luka yang ada . Ah...seandainya waktu bisa diputar kembali, pasti aku akan memperbaiki segala kinerja yang selama ini kurang optimal di departemenku...
Jujur, sungguh banyak pelajaran yang dapat kuambil ketika aku belajar menjadi seorang pemimpin, yaa kesabaran, berpikir kritis, tanggungjawab, merancang sebuah acara yang elegan namun tetap ekonomis, berjuang mati-matian mengoptimasi dana supaya acara tetap berjalan sebagaimana mestinya, bertemu dengan panitia yang multikepentingan, ketegasan, dan masih banyak lagi yang menjadi pelajaran yang sangat berharga buat aku....

Sungguh, bukan sebuah kebetulan aku bisa menjadi Ketua Departemen POSDM BEM FT, ini adalah sebuah rancangan dari Allah agar aku sadar betapa sebenarnya aku adalah manusia yang sangat lemah dan tak berdaya.. Oleh karena itu aku tak boleh takabur atas segala karunia yang Allah berikan....

Semoga kepengurusan esok lebih baik dengan kepengurusan sekarang...amien

Tempat bergantung....


Beberapa minggu ini aku berfikir kembali merenungi apa yang telah hilang dari diriku...
Harta, ilmu, atau apa....bukan satu atau dua kali tapi berkali-kali aku mencoba flashback ke belakang, apa yang sebenarnya terjadi padaku, pada jiwa ini, pada tubuh ini, pada hati ini.

Setelah perjalanan pikiran yang cukup panjang akhirnya aku menemukan sebuah pintu jawaban yang selama ini aku cari, aku telah kehilangan tempat bergantung.....Tempat bergantung atas segala sesuatu yang aku miliki...tempat bergantung hati dan jiwa ini.....tempat bergantung ketika aku mendapati sebuah masalah yang pelik, tempat bergantung yang tak pernah menjauh dariku sekalipun aku berbuat salah yang amat banyak..

Tempat bergantung yang kekal dan permanen yang tak pernah akan hilang sampai kapanpun, sekalipun tubuh ini sudah habis digerogoti cacing, tempat bergantung itu tidak akan pernah mati,
Dialah Allah, tempat bergantung semua urusan makhluk-Nya....

Dulu aku pernah bergantung dengan sebuah benda, namun tatkala aku kehilangan benda itu seakan akan aku kehilangan harapan hidup...........
Dulu aku juga pernah bergantung dengan salah satu atau beberapa makhluk-Nya, namun ketika aku berbuat salah , tempat bergantung itu menjauh dariku......

Sekarang aku baru sadar,hanyalah ..Allah...satu-satunya tempat bergantung....
Allahu Akbar..


Ya Allah...
Ya Muqollibul Quluub...
Qollib Quluubuna Bi Nuurika ya Allah....
Amien...

Keep Istiqomah......

Perjalanan ke Kenjeran Surabaya


Kenjeran....
Sebuah pantai yang indah...
namun sayang nampak sekali tidak terawat....

Bersama dengan mas Nanda dan mas Ade sepupuku di surabaya, aku diajak untuk menikmati sebuah pantai yang bernama Kenjeran..cukup jauh memang dari tempat tinggal Pakde Yuto , tempat aku singgah ketika kerja praktek di Surabaya....., namun perjalanan itu aku nikmati dengan sepenuh hati karena memang belum pernah sekalipun aku diajal menikmati pesona alam yang ditawarkan keika dulu aku KP di sini...

Sungguh, betapa indah pantai ini, namun sayang ...menurut pengamatanku, pemerintah surabaya kurang memperhatikan kondisi pantai ini...yah kita musti berpikir positif sajalah, siapa tahu... sudah ada rencana kesana..tapi karena suatu hal, rencana tersebut tidak jadi terlaksana...

yah..apapun itu , perjalanan ini bagiku sudah cukup menarik daripada hanya sekedar dirumah
yang g belum tentu punya kegiatan yang jelas...he3x


Selasa, 16 September 2008

Aktivitas di lab elka Industri

Huff.....aktifitas di lab elka Industri emang cukup membosankan....berbeda dengan kerja praktek di perusahaan....yang mana kita dituntut untuk melihat alat2 yang kita pelajari di kampusyang kemudian di gunakan di industri....Kata temen2 sih begituuu...g tau sebenarnya kaya apa...Berbeda ketika kerja praktek di LAb Elektronika Industri...Berangkat jam 9 pagi pulang jam 4 sore...Di sana kita diminta untuk mempelajari sebuah alat yang baru dibeli...eits tunggu dulu kita tidak boleh langsung mengoperasikan alat tersebutkarena itu barang baru yang berharga sangat mahal ( mungkin ratusan juta kali )jadi kita diminta untuk mempelajari manual booknya dulu...Seperti yang aku lakukan sekarang ini .......terhitung ini adalah hari yang ke-12 tapi masih aja berkutat ama manual book...mana manual booknya ada 3 buah,dan setiap buahnya ratusan halaman berbahasa inggris lagimasya Allah......bosaaaaaaaan....habiz itu aja aku g boleh langsung megang alatnya.....tapi diminta bikin presentasi dulu bagaimana cara menjalankan alat tersebut...dan kemudian....mencoba untuk membuat sebuah operasi sederhana......yah...makanya itu kadang2 aku bosan,bete, melakukan aktivitas yang g jelas gitu deh...he3xSemangat terus fahmy...


AKtivitas alternatif....mejeng di depan laptop..he3x

Huff.....VIP Windows yah....

Hmm....perjuangan belum berakhir...Ini adalah hari ke-7 alias sekarang tanggal 9 September 2008 aku di Surabaya..Klo dihitung-hitung, sekarang adalah yang ke 5 kalinya aku masuk Lab Medika......untuk melanjutkan observasi High Speed Scara Robot YK-180 alias Kerja Praktekku yang kemarin g jadi ke Chevron....huff sudahlah nggak usah diingat-ingat lagibener kata Veri Senopati, kalo Allah sudah mengatur semuanya...dan yang pasti Allahpasti akan memberikan yang terbaik buat aku...Semangaaaaat Fahmy......